Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyampaikan bahwa edukasi finansial memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia ke depan. Ia menilai investor membutuhkan pemahaman yang lebih baik agar mampu menghadapi kondisi pasar yang terus berubah.
“Literasi dann inklusi keuangan adalah fondasi penting bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia jangka panjang. Kami senang dapat berkontribusi dalam menghadirkan ruang bagi investor untuk belajar langsung dari para praktisi, terutama di tengah kondisi pasar yang membutuhkan pemahaman lebih mendalam,” ujar Vincent Saputra.
Strategi Investor Hadapi Pasar Volatil
Dalam konferensi tersebut, peserta mendapatkan berbagai pembahasan mengenai strategi stock picking, analisis market outlook, hingga peluang dari sejumlah sektor yang dinilai masih menarik di tengah tekanan pasar.
Sebanyak 17 influencer dan market practitioners hadir membagikan pengalaman serta perspektif mereka dalam menghadapi volatilitas market. Nama nama seperti Kartika Sutandi, Bernad88, Michael Yeoh, Andry Hakim, David Noah, Helen Felicia, Gema Goeyardi, hingga Ellen May menjadi bagian dari sesi presentasi utama.
Tak hanya itu, sesi talkshow juga menghadirkan diskusi lintas perspektif bersama Alexander Rahardjo, Ken Handersen, Andhika Diskartes, Rita Effendy, Vonny Ramali, Jessica Wijaya, Jess No Limit, dan Kevin Hendrawan. Diskusi tersebut membahas bagaimana investor dapat membaca peluang di tengah tekanan global dan perubahan sentimen pasar yang cepat.
CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya mengatakan kondisi pasar saat ini membuat investor harus memiliki kemampuan beradaptasi yang lebih baik dibanding sebelumnya. Menurutnya, pemahaman mengenai risiko dan peluang menjadi hal penting dalam menghadapi dinamika market.
“Di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, investor dituntut untuk memiliki strategi dan perspektif yang lebih adaptif. Melalui Stock Idea Festival 2026, kami ingin menghadirkan forum yang dapat membantu investor memahami peluang sekaligus risiko pasar dengan pendekatan yang lebih objektif dan terukur,” ujar Bernadus Wijaya.
Ia juga menilai investor saat ini tidak hanya membutuhkan informasi semata, tetapi juga insight langsung dari para pelaku pasar yang aktif menghadapi perubahan market setiap hari.
“Pasar saham bergerak sangat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor global maupun domestik. Karena itu, akses terhadap diskusi dan perspektif yang berkualitas menjadi penting agar investor dapat melihat market secara lebih luas dan mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Banyak peserta aktif mengikuti sesi diskusi interaktif dan memanfaatkan networking session untuk memperluas relasi dengan investor maupun praktisi pasar modal lainnya.
Melalui acara ini, Sucor Sekuritas berharap dapat terus menghadirkan edukasi pasar modal yang relevan dan aplikatif bagi investor Indonesia. Perusahaan juga ingin membantu investor menjadi lebih siap dan adaptif menghadapi perubahan market yang semakin cepat.
PT Sucor Sekuritas sendiri merupakan perusahaan sekuritas yang didirikan di Surabaya pada 1989. Dalam perkembangannya, perusahaan ini dikenal sebagai salah satu perusahaan pialang ekuitas dan investasi yang cukup aktif di Indonesia.
Selain menyediakan layanan perdagangan saham, perusahaan juga memperluas bisnis ke sektor manajemen aset dan perdagangan online. Dalam beberapa tahun terakhir, Sucor Sekuritas juga cukup aktif mengembangkan literasi keuangan melalui berbagai program edukasi.
Aplikasi SPOT milik Sucor Sekuritas bahkan sempat memperoleh penghargaan dari CNBC Indonesia Awards 2022 sebagai “The Best Online Trading App For Millennial”. Hingga akhir 2022, jumlah nasabah perusahaan meningkat 20 persen menjadi sekitar 20 ribu pengguna.
Saat ini, Sucor Sekuritas telah memiliki 40 cabang di berbagai daerah Indonesia. Perusahaan juga aktif menjalankan program edukasi keuangan melalui kolaborasi dengan pusat kebugaran dalam program Fitness Stock serta kerja sama dengan sejumlah kafe melalui program Café.
(tim)


























