Logo Bloomberg Technoz

Darmawan menambahkan, pembangkit berbasis hidro dan gas langsung beroperasi menyuplai listrik untuk mempercepat pemulihan tahap awal. “Sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start-up, sinkron dan beroperasi penuh,” ujarnya.

Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Jambi, Sumatra Barat; Riau, Sumatra Utara; hingga Aceh.

Darmawan mengungkap bahwa hingga hari ini pukul 10.00 WIB, lebih dari 3.192 megawatt (MW) pasokan listrik telah berhasil disalurkan dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak.

Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi. Sehingga, sebanyak 8.351.670 pelanggan terdampak juga kembali mendapat pasokan listrik.

“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” kata Darmawan.

Selain itu, Darmawan juga mengungkapkan perseroan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan berjalan lancar.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami terus siaga agar sistem kelistikan bisa segera pulih dan masyarakat bisa kembali menikmati listrik dengan secepat mungkin,” ungkap dia.

Sebelumnya, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengungkapkan insiden mati listrik yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatra pada Jumat (22/5/2026) malam diakibatkan gangguan transmisi di Muara Bungo–Sungai Rumbai di Bungo, Jambi.

Greg, sapaan akrabnya, mengungkapkan gangguan kelistrikan terjadi karena transmisi tersebut mengalami gangguan akibat cuaca buruk. Dia menegaskan, per Jumat malam, transmisi dengan kapasitas 275 kilo volt (kV) tersebut sudah berhasil diperbaiki.

“Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk,” kata Greg ketika dikonfirmasi, dikutip Sabtu (23/5/2026).

(wep)

No more pages