Selama dua tahun terakhir, SRBI telah menjadi instrumen andalan BI untuk menyerap likuiditas sekaligus menarik aliran modal asing masuk ke pasar domestik. Sebelumnya, strategi ini cukup efektif untuk menopang rupiah.
BI menyebut posisi instrumen moneter SRBI per 18 Mei 2026 tercatat sebesar Rp921,88 triliun dengan kepemilikan non-residen (investor asing) meningkat menjadi Rp221,59 triliun, atau setara dengan 24,04% dari total outstanding.
(dsp/aji)
No more pages



























