"Ini hanya berlaku lima tahun. Setelah itu selesai," kata Sjafrie.
Pada PD II, Pulau Morotai adalah salah satu pangkalan militer utama Sekutu di wilayah Asia Tenggara. Di bawah komando Jenderal Douglas MacArthur, sekutu melakukan perlawanan untuk merebut Filipina dari Jepang.
Sisa-sisa pangkalan militer sekutu masih nampak dan menjadi salah satu destinasi wisata di pulau tersebut. Beberapa di antaranya adalah pangkalan udara, fasilitas angkatan laut, bungker senjata, dan pelabuhan militer.
Selain itu, pada beberapa titik memang menunjukkan tanda keberadaan makam tentara sekutu yang tewas selama periode perang. Meski demikian, beberapa makam lainnya telah tertutup perubahan landskap alam dan buatan di Pulau Morotai.
(dov/frg)
No more pages





























