Logo Bloomberg Technoz

AS Cabut Cekal Prajurit Operasi di Timor-Timur; Prabowo & Sjafrie

Dovana Hasiana
19 May 2026 15:55

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Peratahanan AS Pete Hegseth bertemu di Markas Departemen Pertahanan AS. (Sumber: Pentagon)
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Peratahanan AS Pete Hegseth bertemu di Markas Departemen Pertahanan AS. (Sumber: Pentagon)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Amerika Serikat mencabut status banned atau cekal terhadap mantan prajurit Koppasus yang terlibat dalam operasi di Timor Timur. Beberapa eks prajurit tersebut kini menduduki jabatan penting di Indonesia seperti Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Pencabutan cekal disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth saat bertemu Sjafrie di ASEAN Defense Ministers Meeting Plus pada 2025. 

Pada awalnya, Pete menyampaikan undangan kepada Sjafrie untuk berkunjung ke AS pada April 2026. Sjafrie kemudian memberi respons tak bisa memasuki wilayah AS karena kena cekal sebagai eks anggota Kopassus dalam misi di Timor Timur.


"[Pete] Dia jawab: 'Tidak ada lagi banned. Semua special forces [Kopassus] akan kita berikan kesempatan yang sama dengan yang lain.' itu baru tersirat," ujar Sjafrie di rapat DPR, Selasa (19/05/2026).

Menurut dia, pencekalan terhadap eks anggota Koppasus sudah berlangsung selama 27 tahun. Selama periode tersebut, dia pun tak pernah berhasil menginjakan kaki di Negeri Paman Sam -- bahkan sebagai pejabat negara.