Menhan Beri Isyarat TNI Tetap Akan Bergabung ke Misi UNIFIL
Dovana Hasiana
19 May 2026 17:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sinyal Tentara Nasional Indonesia (TNI) tetap akan bergabung pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Hal ini tetap dilakukan meski empat prajurit TNI telah gugur dalam misi perdamaian tersebut.
"Yang kedua yang berkaitan dengan UNIFIL. Memang kita tidak bisa keluar dari piagam PBB," ujar Sjafrie dalam rapat kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (19/05/2026).
Kendati demikian, Sjafrie mengatakan terus melakukan negosiasi agar penempatan personel TNI di UNIFIL memperhatikan faktor-faktor keamanan. Dia juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri agar personel TNI yang ditugaskan ke UNIFIL selalu waspada.
Lagipula, personel TNI yang dikirim ke UNIFIL hanya memiliki tugas untuk menjaga perdamaian (peacekeeping), bukan menciptakan perdamaian (peacemaking). Sehingga, kemampuan yang dimiliki oleh personel TNI tersebut hanya untuk membela diri.
Panglima TNI Agus Subiyanto menjelaskan TNI telah terlibat dalam operas misi perdamaian dunia pada 1957. Hingga 2026, Indonesia tercatat telah berpartisipasi dalam 30 misi Persatuan Bangsa-Bangsa dan lima misi non-PBB dengan total kontribusi lebih dari 57.527 personil pasukan perdamaian termasuk ribuan prajurit TNI yang bertugas di berbagai kawasan konflik dunia.




























