Logo Bloomberg Technoz

Deretan Insentif Bikin Potensi Penerimaan Pajak Hilang 2026

Redaksi
12 May 2026 08:50

Rupiah terlemah di Asia, imbas sentimen burden sharing BI (Diolah berbagai sumber)
Rupiah terlemah di Asia, imbas sentimen burden sharing BI (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mematok pencapaian yang ambisius terhadap target penerimaan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2026, yakni Rp3.153,6 triliun atau melonjak Rp148 triliun, nyaris 5% dibanding target tahun sebelumnya sebesar Rp3.005,1 triliun.

Menghadapi target yang progresif di tengah situasi ekonomi yang menantang baik di dalam maupun di luar negeri, pemerintah malah memutuskan untuk menggelontorkan sejumlah insentif fiskal, bahkan menganulir kebijakan pengenaan pajak yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hal ini dilakukan karena pemerintah menganggap mampu menopang beban masyarakat dan mendongkrak potensi ekonomi nasional. Alhasil, pemerintah menghadapi risiko kehilangan potensi penerimaan negara.


Berikut adalah kebijakan insentif pajak yang menyebabkan potensi penerimaan negara hilang: 

1. PPN 0% Tiket Pesawat