Logo Bloomberg Technoz

RI-Rusia Perkuat Kerja Sama Industri Manufaktur hingga Petrokimia

Sultan Ibnu Affan
11 May 2026 19:10

Ilustrasi pabrik manufaktur tekstil dan pakaian jadi di Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)
Ilustrasi pabrik manufaktur tekstil dan pakaian jadi di Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia bersama Rusia memperkuat pengembangan kerja sama sebagai langkah mendorong peningkatan kolaborasi di sektor industri, perdagangan, dan investasi untuk memperkuat struktur industri sekaligus memperluas akses pasar global.

Sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan kedua negara, di antaranya kerja sama pada industri manufaktur, galangan kapal, petrokimia, farmasi dan alat kesehatan, serta pengembangan teknologi industri.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia Alexey Vladimirovich Gruzdev pada rangkaian Indonesia–Russia Business and Investment Forum 2026 di Saint Petersburg.


"Indonesia memandang Rusia sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pembangunan industri nasional. Kami ingin memastikan seluruh potensi kerja sama yang telah dibahas tidak berhenti pada tataran komitmen," ujar Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dalam siaran resminya, Senin (11/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada 13 April 2026 lalu di Moskwa yang menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor prioritas.