Logo Bloomberg Technoz

Perangkat ini bekerja dengan pelatih kesehatan baru dalam aplikasi Google Health terbaru untuk iOS dan Android serta melacak langkah, jarak, tidur, detak jantung, saturasi oksigen darah, detak jantung saat istirahat, dan variabilitas detak jantung. 

Google Fitbit Air juga dapat mendeteksi tanda-tanda fibrilasi atrium, seperti banyak perangkat yang dapat dikenakan terbaru, dan memiliki sensor untuk pelacakan gerakan. 

Tanpa layar dan tombol fisik, Fitbit menggunakan feedback haptic untuk fitur alarm dan lampu kecil untuk menunjukkan pembaruan mengenai sisa daya baterai.

Fitbit Air dilengkapi dengan kabel pengisi daya dan dapat bertahan sekitar seminggu antara pengisian daya, menurut Google. Saat diluncurkan, Fitbit mendukung input suara untuk mencatat aktivitas dan makanan. Namun, tidak seperti smartwatch atau asisten ponsel, perangkat ini tidak dapat merespons pengguna secara lisan.

Fitbit Air hadir dalam empat warna — obsidian, fog, lavender, dan berry — dan pengguna dapat membeli tali tambahan untuk menampung sensor dan paket baterai seharga US$35 (Rp600 ribuan).

Beragam pilihan Fitbit Air dari Google, pesaing Whoop.Dok: Google

Dalam sebuah wawancara, Rishi Chandra, pemimpin divisi wearables-health  Google, mengatakan bahwa Fitbit Air, setelah jeda peluncuran selama beberapa tahun dari divisi tersebut, menandai awal kebangkitan kembali Fitbit. 

Chandra merasa merek ini, yang kompatibel dengan iOS dan Android, sebagai wearable utama Google dengan target pengguna secara luas.  Sementara itu, Pixel Watch lebih ditujukan bagi penggemar setia ekosistem Pixel dan Android. 

Chandra mengatakan software baru ini sama pentingnya dengan gelang itu sendiri. “Kami ingin setiap produk hardware yang kami kembangkan, mulai dari Pixel Watch hingga seluruh portofolio Fitbit, benar-benar dioptimalkan untuk Health Coach ini,” ucap dia.

“Keyakinan kami adalah gelombang inovasi berikutnya dalam teknologi perangkat yang dapat dikenakan bukan hanya memberikan data kepada Anda, tetapi juga membantu Anda menafsirkan dan bertindak berdasarkan data tersebut.”

Bersama dengan Google, perusahaan teknologi besar lainnya seperti Apple dan Samsung Electronics Co. telah semakin mendalami bidang kesehatan. 

Berdasarkan data IDC, Fitbit menguasai sekitar 6% pasar gelang kebugaran global pada tahun 2025, disusul oleh Whoop dengan pangsa pasar 2%. Namun, produsen asal Tiongkok mendominasi kategori ini, dengan Xiaomi menguasai sekitar setengah pasar, disusul oleh Huawei dengan sekitar seperempat, dan Samsung sebesar 10%.

(bbn)

No more pages