Induk Google Raih Pendapatan Rp1.632 T Berkat Cloud dan AI
News
30 April 2026 06:59

Julia Love-Bloomberg News
Bloomberg, Alphabet Inc. melaporkan pendapatan dan laba kuartalan yang melampaui perkiraan, didorong oleh pertumbuhan solid pada unit komputasi awan (cloud computing). Hal ini menandakan bahwa investasi besar-besaran raksasa internet tersebut dalam infrastruktur AI tampaknya membuahkan hasil.
Perusahaan induk Google tersebut mengatakan pendapatan kuartal pertama, tidak termasuk pembayaran kepada mitra, mencapai US$94,7 miliar (setara Rp1.632 triliun), dibandingkan dengan US$91,6 miliar (Rp1.578 triliun) hasil konsensus para analis, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Induk Google melaporkan laba per saham sebesar US$5,11, dibandingkan dengan perkiraan Wall Street sebesar US$2,62 per saham. Saham Alphabet naik lebih dari 7% dalam perdagangan setelah jam kerja, setelah ditutup pada US$349,94.
Google telah menghabiskan miliaran dolar untuk rencana membangun pusat data dengan server canggih untuk dirinya sendiri dan klien cloud-nya dalam waktu cepat. Investor memantau bisnis cloud untuk berbagai sinyal apakah permintaan akan terus tumbuh — yang dianggap sebagai indikator kuat bagi laju booming AI.





























