Logo Bloomberg Technoz

“BGN menyiapkan opsi bagi balita yang memiliki kebutuhan berbasis hasil rekomendasi bidan, yaitu membolehkan memberi susu formula lanjutan dan pertumbuhan,” ujarnya.

Selain rekomendasi tenaga kesehatan, pemberian susu formula lanjutan maupun susu pertumbuhan dalam program MBG juga harus mendapatkan persetujuan dari orang tua balita. 

Hal tersebut dilakukan agar pemberian nutrisi tambahan tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing anak.

Dadan juga menekankan pentingnya memahami perbedaan kategori produk susu yang beredar di masyarakat.

Menurut dia, istilah susu formula bayi, susu formula lanjutan, dan susu formula pertumbuhan memiliki pengertian berbeda dan tidak bisa disamakan.

“Mohon dipahami, susu formula bayi, susu formula lanjutan, susu formula pertumbuhan, tidak dipahami berbeda,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa setiap balita memiliki kebutuhan gizi yang berbeda-beda tergantung kondisi tumbuh kembang masing-masing dan juga nantinya akan meminta persetujuan dari para orang tua apakah mau menerima pemberian susu formula. 

Karena itu, implementasi pemberian tambahan nutrisi dalam program MBG disesuaikan dengan rekomendasi tenaga kesehatan di lapangan.

“Tentu saja masing-masing balita akan punya kebutuhan tertentu tergantung kondisi perkembangan masing-masing,” ujarnya.

BGN menyebut petunjuk teknis dan surat edaran terkait pemberian nutrisi tambahan dalam program MBG juga telah diterbitkan. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Sudah ada juknis dan edarannya tergantung SPPG masing-masing, tidak ada preferensi khusus,” kata Dadan.

(dec)

No more pages