Pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas layanan kesehatan
Bukti yang tersedia menunjukkan bahwa risiko penularan hantavirus terkait layanan kesehatan, termasuk virus Andes, sangat rendah bila langkah-langkah pencegahan dan pengendalian infeksi diterapkan dengan tepat.
Di lingkungan layanan kesehatan, kewaspadaan standar harus diterapkan untuk semua pasien, termasuk kebersihan tangan, pembersihan lingkungan, serta penanganan darah dan cairan tubuh secara aman.
Untuk dugaan atau konfirmasi infeksi hantavirus, disarankan penggunaan kewaspadaan standar yang dikombinasikan dengan kewaspadaan berbasis penularan selama pemberian perawatan.
Untuk prosedur yang menghasilkan aerosol, kewaspadaan airborne harus digunakan. Pengenalan dini kasus yang dicurigai, isolasi cepat, dan kepatuhan konsisten terhadap langkah-langkah pencegahan dan pengendalian infeksi yang direkomendasikan tetap penting untuk melindungi tenaga kesehatan.
Gejala dan gambaran klinis
Pada manusia, gejala biasanya mulai muncul antara satu hingga delapan minggu setelah paparan, tergantung jenis virusnya, dan umumnya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, serta gejala gastrointestinal seperti sakit perut, mual, atau muntah.
Pada HCPS (Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome), penyakit dapat berkembang cepat menjadi batuk, sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, dan syok.
Pada HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome), tahap lanjut dapat mencakup tekanan darah rendah, gangguan perdarahan, dan gagal ginjal.
(spt)




























