Logo Bloomberg Technoz

Beberapa analis global menargetkan di kisaran $4.000-6.000+ USD per ons. CLSA memproyeksikan bahwa harga emas mencapai $5.500 per troy ons dalam jangka menengah.

Perusahaan investasi asal Hong Kong tersebut juga meningkatkan prediksi rata-rata harga emas per troy ons pada tiga tahun ke depan, yaitu:

  • 2026: menjadi $4.840 USD
  • 2027: menjadi $5.130 USD.
  • 2028: menjadi $5.500 USD.

Menurut CLSA, harga emas dalam jangka panjang akan bertahan di level $3.500 USD per troy ons karena inflasi biaya sektor emas serta pertumbuhan berkelanjutan pasokan dolar AS.

Di sisi lain, bank HSBC melihat adanya dinamika fiskal yang berkesinambungan dan tingginya permintaan berbagai bank sentral global justru akan memberikan dukungan jangka panjang untuk harga emas.

Sementara itu, JP Morgan menetapkan sasaran harga emas dapat mencapai $4.000-$4.250 USD per troy ons di kuartal kedua hingga akhir tahun 2026.

Analis lainnya, seperti UBS dan Deutsche Bank juga menyampaikan prospek angka yang lebih tinggi di mana bisa menembus $6.000 USD per troy ons pada pertengahan hingga akhir 2026.

Posisi Harga Emas Menjelang Pertengahan 2026

Pada Januari 2026, harga emas berada di titik angka $5.000 USD untuk pertama kalinya dalam sejarah sebelum mencapai puncaknya di $5.589,38 USD, tepatnya di 28 Januari.

Kemudian, harga emas mulai mengalami penurunan lebih dari 10% pada Maret 2026 karena terjadi konflik AS-Iran. Pasalnya, kondisi ini justru berdampak pada beberapa hal, yaitu:

  • Meningkatkan harga minyak.
  • Meningkatkan ekspektasi inflasi.
  • Memperkuat dolar.

Per 17 April 2026, emas diperdagangkan mendekati angka $4.867 USD. Harga ini masih bertahan kuat di atas batas bawah $4.400-4.600, di mana oleh banyak pakar dinilai sebagai level harga paling penting saat ini.

Hal ini bukanlah tanda penurunan harga yang permanen, melainkan fase konsolidasi (istirahat) setelah kenaikan harga luar biasa dan sebagian besar institusi menyikapinya dengan cara tersebut.

Faktor Pendorong Harga Emas 2026

Setelah memahami bagaimana prediksi harga emas 2026, kamu pun perlu mengetahui beberapa faktor pendorong harga emas 2026 yang fundamental berikut ini.

1. Permintaan Bank Sentral

Pada 2025, bank-bank sentral di seluruh dunia memborong emas dalam jumlah besar yang mencapai 863,3 ton. Angka ini meningkat dua kali lipat daripada rata-rata tahunan 2010-2021. 

Menariknya, survei terbaru menunjukkan bahwa 95% bank sentral berencana untuk terus menambah cadangan emas mereka dalam 12 bulan ke depan.

Bahkan, lembaga keuangan JP Morgan memproyeksikan mereka akan kembali membeli sekitar 800 ton emas pada 2026 ini.

2. Dedolarisasi

Negara-negara ekonomi berkembang, seperti Tiongkok, India, Polandia, hingga Turki mulai mengganti cadangan dolar mereka dengan emas.

Sebagai contoh, yaitu Tiongkok yang tercatat terus menambah simpanan emas selama 15 bulan berturut-turut hingga awal 2026. Tren pengalihan aset strategis ini semakin cepat sejak pembekuan cadangan dolar Rusia pada 2022 silam.

3. Penurunan Suku Bunga The Fed

Saat ini, pasar tengah mengantisipasi penurunan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Goldman Sachs memprediksi bahwa setiap penurunan bunga sebesar 50 basis poin akan mendongkrak harga emas sekitar $120 USD per troy ons.

Ini bisa terjadi karena saat bunga turun, emas menjadi jauh lebih menarik bagi investor dibandingkan menyimpan uang dalam bentuk tunai atau obligasi.

4. Lonjakan Investasi ETF Emas

Minat investor Barat terhadap ETF (Exchange-Traded Fund) emas meroket tajam dengan penambahan sekitar 500 ton sejak awal 2025.

Angka pertumbuhan ini melampaui prediksi yang hanya didasarkan pada penurunan suku bunga. Secara global, arus dana yang masuk ke ETF emas mencapai $89 miliar USD.

Ini mendorong total kepemilikan emas dunia ke level tertinggi sepanjang masa, yakni $4.025 ton dan menunjukkan bahwa kepercayaan investor institusi terhadap emas sebagai aset pelindung nilai berada di titik puncaknya.

Melihat berbagai faktor pendorong di atas, prediksi harga emas di tahun 2026 membawa angin segar bagi investor yang sudah mulai membangun aset dari sekarang.

Investasi emas bukan lagi tentang menebak harga terendah, melainkan seberapa siap dalam menyambut peluang di masa mendatang.

Agar tidak ketinggalan momentum emas ini, cobalah gunakan aplikasi Tring! by Pegadaian untuk menabung emas dan memantau pergerakan harga emas secara real-time.

Tunggu apa lagi? Wujudkan target finansial untuk masa depan yang lebih cerah dengan terencana dan modern melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Unduh sekarang!

(tim)

No more pages