Rupiah Lesu Hari Ini, Tapi Setidaknya Finis di Bawah Rp17.300/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
29 April 2026 15:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah melanjutkan pelemahan hingga penutupan perdagangan pasar sore ini (29/4/2026), seiring kembali melambungnya harga minyak mentah terimbas oleh rencana Amerika Serikat (AS) memperluas area blokade di Selat Hormuz.
Rupiah ditutup melemah 0,39% ke posisi Rp17.293/US$, setelah sempat menyentuh level terendah sepanjang masa pada 11:03 WIB di Rp17.330/US$.
Harga minyak Brent untuk kontrak pengiriman Juni kembali naik 1,02% ke US$113,07 per barel, setelah Presiden AS Donald Trump membeberkan rencananya untuk memperluas blokade Selat Hormuz untuk menekan perekonomian Iran.
Sejalan dengan menguatnya sentimen risk-off, indeks dolar AS yang masih menjadi aset safe haven kembali menguat meski terbatas 0,04% ke posisi 98,67.
Hal ini membawa mata uang kawasan Asia melemah. Peso Filipina tertekan paling dalam sebesar 0,53%, disusul baht Thailand dan won Korea Selatan masing-masing 0,4%, dan rupian Indonesia 0,39%. Sebaliknya, hanya yuan China dan ringgit Malaysia yang menguat terbatas.





























