Maskapai Berbiaya Murah AS Diisukan Minta Dana Rp43 T pada Trump
News
28 April 2026 05:40

Allyson Versprille dan Danny Lee -- Bloomberg News
Bloomberg, Maskapai penerbangan berbiaya murah di Amerika Serikat (AS) bersatu untuk meminta bantuan keuangan sebesar US$2,5 miliar atau setara Rp43 triliun dari pemerintahan Presiden Donald Trump, demi mengatasi kenaikan harga bahan bakar avtur. Ini sebagai imbalan atas waran yang akan memberi pemerintah AS hak untuk membeli saham ekuitas di maskapai tersebut, kata orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut.
Asosiasi Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah, yang mewakili maskapai penerbangan berbiaya rendah termasuk Frontier Group Holdings Inc. dan Avelo Airlines Inc., memimpin pembicaraan atas nama maskapai penerbangan tersebut, kata orang-orang tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena masalah ini bersifat rahasia.
Angka US$2,5 miliar tersebut dihitung menggunakan perkiraan konsumsi bahan bakar anggota grup untuk sisa tahun ini dan jumlah tambahan yang mereka perkirakan akan dihabiskan untuk bahan bakar jet dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya, kata salah satu sumber. Perkiraan tersebut mengasumsikan harga bahan bakar akan tetap di atas US$4 per galon untuk sisa tahun 2026.
Dana tersebut hanya akan diizinkan untuk digunakan untuk penerimaan bahan bakar dan bukan untuk rekapitalisasi, tambah sumber tersebut.



























