Gedung Putih Klaim Kesepakatan Iran Akhiri Krisis Energi Global
News
16 June 2026 07:30

Josh Wingrove, Courtney Subramanian, Catherine Lucey dan Daniel Flatley - Bloomberg News
Bloomberg, Gedung Putih berupaya keras meyakinkan publik bahwa kesepakatan sementara dengan Iran akan mengakhiri krisis energi global sekaligus mencapai target perang yang dicanangkan pemerintah. Meski demikian, kedua negara yang telah lama berseteru ini masih menunjukkan perbedaan pandangan mengenai poin-poin yang akan tertuang dalam perjanjian final tersebut.
Para pemimpin dunia menyambut baik kesepakatan ini, dan pasar keuangan pun langsung merespons secara positif. Namun, hingga kini baik Amerika Serikat (AS) maupun Iran belum merilis draf resmi nota kesepahaman (MoU) tersebut. Akibatnya, keraguan masih menyelimuti kapan kesepakatan ini akan mulai diberlakukan dan bagaimana tepatnya mekanisme pembukaan kembali Selat Hormuz akan dijalankan.
Saat berbicara kepada wartawan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-7 di Prancis, Donald Trump bersikeras bahwa jalur pelayaran strategis tersebut akan segera aman untuk lalu lintas kapal.
"Saat ini sudah banyak jalur pelayaran yang terbuka," ujar Trump yang saat itu duduk berdampingan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.






























