Logo Bloomberg Technoz

Trump dan Mediator Sebut AS-Iran Resmi Sepakati Perjanjian Damai

News
15 June 2026 05:15

Insiden penembakan saat Presiden Trump menghadiri makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih (25/4/2026). (Daniel Heuer/Bloomberg)
Insiden penembakan saat Presiden Trump menghadiri makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih (25/4/2026). (Daniel Heuer/Bloomberg)

Wendy Benjaminson - Bloomberg News

Bloomberg, Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan damai, yang juga menandai berakhirnya seluruh operasi militer antara kedua belah pihak. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah rampung,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosialnya. “Dengan ini, saya memberikan otoritas penuh untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa biaya, dan secara bersamaan, memerintahkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat.”


Hanya beberapa saat sebelum pengumuman tersebut, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada hari Minggu (14/6/2026) waktu setempat, juga telah menyatakan bahwa AS dan Iran berhasil menyepakati perjanjian damai. Menurut Sharif, kedua belah pihak sama-sama mendeklarasikan "penghentian operasi militer dengan segera dan permanen."

Melalui unggahannya di platform X, Sharif menjelaskan bahwa draf kesepakatan tersebut dijadwalkan bakal ditandatangani secara resmi di Swiss pada 19 Juni. Sharif juga menambahkan bahwa poin-poin perjanjian tersebut mencakup penghentian operasi militer di Lebanon, yang selama ini menjadi salah satu isu paling utama yang dipersoalkan Iran.