Logo Bloomberg Technoz

Starbucks Korea Tutup Semua Gerai untuk Pelatihan Sejarah

News
15 June 2026 19:10

Dek observasi dengan pemandangan Gaepung Korea Utara di Starbucks Coffee di Gimpo, Korea Selatan, Jumat (29/11/2024). (SeongJoon Cho/Bloomberg)
Dek observasi dengan pemandangan Gaepung Korea Utara di Starbucks Coffee di Gimpo, Korea Selatan, Jumat (29/11/2024). (SeongJoon Cho/Bloomberg)

Hyonhee Shin - Bloomberg News

Bloomberg, Starbucks Korea akan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menutup lebih awal seluruh gerainya pada 22 Juni untuk menggelar pelatihan sejarah bagi seluruh karyawannya setelah sebuah acara promosi yang gagal memicu boikot pelanggan.

Seluruh gerai Starbucks di Korea Selatan akan menghentikan operasional pada pukul 15.00 waktu setempat pada Senin pekan depan untuk mengikuti pelatihan wajib mengenai sejarah dan sensitivitas sosial, kata induk perusahaan, Shinsegae Group. Ketua Grup, Chung Yong-jin, bersama para eksekutif dan manajer lainnya juga akan menjalani pelatihan yang sama secara terpisah.


Langkah tersebut diambil setelah kampanye “Tank Day” bulan lalu yang menawarkan diskon untuk seri tumbler Tank. Namun, promosi itu memicu kemarahan publik karena dianggap merujuk pada Gwangju Uprising yang sangat sensitif — ketika rezim militer Korea Selatan saat itu mengerahkan tentara dengan tank untuk menumpas aksi protes di kota tersebut, menewaskan ratusan orang.

Acara promosi itu memicu kritik keras dari pelanggan dan politisi, termasuk Lee Jae Myung. Chung kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memberhentikan Chief Executive Officer Starbucks Korea setelah para eksekutif melaporkan penurunan pendapatan yang signifikan.