Logo Bloomberg Technoz

Bitcoin Kembali ke Jalur Pendakian, Tertinggi dalam 2 Pekan

News
16 June 2026 07:16

Jefferies Wood Menjatuhkan Saham Bitcoin karena Ancaman dari Komputasi Kuantum (Bloomberg)
Jefferies Wood Menjatuhkan Saham Bitcoin karena Ancaman dari Komputasi Kuantum (Bloomberg)

Suvashree Ghosh dan Chloe Cresswell-Bloomberg News

Bloomberg, Mata uang digital Bitcoin melesat ke level tertinggi dalam hampir dua pekan setelah Amerika Serikat dan Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz.

Bitcoin naik hingga 5,1% sempat menjadi sekitar US$67.250 pada hari Senin malam waktu Indonesia karena investor kembali membeli aset berisiko. Ether, token terbesar kedua, ikut naik hampir 11% pada satu titik menjadi sekitar US$1.850, sementara token yang lebih kecil seperti Solana dan XRP juga mengalami kenaikan besar.


Kenaikan ini terjadi usai gejolak pasar baru-baru ini membuat Bitcoin turun di bawah US$60.000 pada awal bulan ini, mencapai level terendah sejak Oktober 2024. 

Di kala Strategy, perusahaan yang mengumpulkan Bitcoin dan pembeli korporat terbesar token tersebut, yang dipimpin oleh Michael Saylor, mengungkapkan bulan ini bahwa mereka menjual sebagian kecil dari kepemilikannya, hal itu memicu penjualan massal yang diperparah oleh arus keluar signifikan dari ETF Bitcoin Spot.

Keputusan Strategy kembali beli Bitcoin.