Logo Bloomberg Technoz

Penjualan Motor Turun: Fundamental Baik, Faktor Banyak Hari Libur

Merinda Faradianti
15 June 2026 15:14

Mekanik memperbaiki sepeda motor di bengkel kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mekanik memperbaiki sepeda motor di bengkel kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penjualan sepeda motor nasional pada Mei 2026 mengalami penurunan sekitar 7,98% menjadi 479.388 unit. Angka tersebut turun dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 520.972 unit.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai, pelemahan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor kalender kerja yang lebih pendek akibat banyaknya hari libur selama periode tersebut.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala mengatakan penurunan penjualan bukan disebabkan oleh melemahnya permintaan secara signifikan, melainkan karena berkurangnya jumlah hari efektif untuk aktivitas penjualan dan distribusi kendaraan.


“Penurunan penjualan pada Mei 2025 lebih disebabkan oleh jumlah hari kerja yang lebih pendek karena banyak hari libur nasional dan cuti bersama. Kondisi ini membuat aktivitas penjualan di jaringan dealer maupun proses distribusi kendaraan menjadi tidak seoptimal bulan-bulan sebelumnya,” kata Sigit Kumala, saat dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (15/6/2026).

Menurut dia, periode Mei 2025 diwarnai sejumlah hari libur panjang yang berdampak pada operasional bisnis dan aktivitas konsumen. Akibatnya, jumlah transaksi yang biasanya terjadi pada hari kerja mengalami perlambatan.