Logo Bloomberg Technoz

Negara Rugi US$77,89 Juta Gegara WK Randugunting

Rosmayanti
24 April 2026 12:30

dok. Pertamina Hulu Energi
dok. Pertamina Hulu Energi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan PT Pertamina Hulu Energi (PT PHE) Randugunting mengalami kerugian US$77,89 juta. Sebabnya, produksi sumur RGT-2 sangat kecil, tetapi biaya pemeliharaan sumur dan biaya lain terus membebani perusahaan.

Diketahui PT PHE Randugunting telah mengeluarkan biaya eksplorasi yang berisiko tidak bisa dipulihkan, terdiri atas sunk cost sebelum persetujuan plan of development (POD I) pada kuartal III-2017 sebesar US$69,34 juta dan unrecoverable cost dari kuartal IV-2017 sampai 2024 sebesar US$8,55 juta.

BPK menyatakan bahwa atas masalah tersebut, perusahaan belum melakukan proses evaluasi dan kajian divestasi. PHE juga tidak mencantumkan masalah Wilayah Kerja (WK) Randugunting dalam risk register yang menunjukkan bahwa PT PHE belum optimal dalam menangani masalah tersebut. 


“Akibatnya, terdapat potensi kerugian keuangan perusahaan sebesar US$77,89 juta,” tulis BPK dalam laporan ikhtisar hasil pemeriksaan semester II-2025 yang diteken Kepala BPK Isma Yatun pada 31 Maret 2026, dikutip Jumat (24/12/2025).

BPK pun merekomendasikan Direksi PT PHE agar melakukan evaluasi dan menentukan langkah atas pengelolaan WK Randugunting untuk mencegah potensi kerugian yang lebih besar ke depannya.