Logo Bloomberg Technoz

“Jadi memang sudah ada arah ke sana, memang masih belum ideal. Saya harapkan memang dari kami mendorong agar semakin targeted subsidi ini,” ujar dia.

Bebani APBN

Andry menilai anggaran negara untuk membiayai subsidi dan kompensasi energi berpotensi melonjak cukup signifikan gegara konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Berdasarkan kalkulasi Indef, beban fiskal untuk pembiayaan Pertalite bisa meningkat hingga 380% gegara gejolak pasar migas dunia tersebut. Bahkan, anggaran subsidi dan kompensasi energi berpotensi meningkat 50% dari kondisi normal.

“Karena ketika gejolak geopolitik terjadi seperti kemarin dan pada hari ini masih belum selesai, inilah yang harus ditanggung oleh pemerintah dalam hal ini, tetapi juga masyarakat melalui apa? Tekanan fiskal yang cukup besar. Ketika tekanan fiskal cukup besar, tentu saja alokasi daripada belanja pemerintah itu malah difokuskan kepada shock absorber,” kata dia.

Anggaran subsidi dan kompensasi energi dalam APBN 2026 mencapai Rp381,3 triliun. Dari sisi volume, kuota JBKP Pertalite ditetapkan 29,27 juta kiloliter (kl) atau turun 6,28% dari tahun lalu.

Sekadar informasi, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaporkan penyaluran JBKP Pertalite  pada 90 hari pertama 2026 atau Maret 2026 mencapai 6,88 juta kiloliter (kl), setara dengan 23,52% dari total kuota Pertalite sebanyak 29,27 juta kl tahun ini.

“Realisasi sangat lebih rendah, 23,52%. Artinya kondisi penyaluran untuk BBM pada 2026 masih terkontrol dan masyarakat terpenuhi dengan baik,” kata Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi XII DPR, awal April.

Sementara itu, penyaluran Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Solar hingga Maret 2026 telah terealisasi sejumlah 4,56 juta kl, setara dengan 24,49% dari total kuota JBT Solar 2026 sebanyak 18,64 juta kl.

Kemudian, realisasi penyaluran JBT minyak tanah atau kerosene hingga Maret 2026 mencapai 130.000 kl, setara dengan 24,52% dari total kuota 530.000 kl.

Lebih lanjut, Wahyudi melaporkan konsumsi BBM jenis bensin pada Januari—Februari 2026 mencapai 310.000 kl.

(azr/wdh)

No more pages