Logo Bloomberg Technoz

“Berikutnya, YouTube sudah memberikan rencana untuk deaktivasi dari akun-akun dan juga sekaligus menyampaikan bahwa akan mengeliminir ke depannya juga iklan-iklan yang memasarkan anak-anak dan remaja,” tambahnya.

YouTube menjadi salah satu dari tujuh platform besar yang telah menyatakan komitmen kepatuhan terhadap PP Tunas. Platform lainnya mencakup X, Bigo Live, serta layanan milik Meta seperti Instagram dan Facebook, kemudian TikTok. 

“Ini semua sudah memberikan komitmen kepatuhan untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk melindungi anak-anak di Indonesia di ranah digital,” tutur dia.

Roblox belum 100% Patuh

Meutya dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa platform game online Roblox hingga kini belum sepenuhnya menjalankan ketentuan pembatasan akses anak ke platfom digital seperti amanat PP Tunas. 

“Kemudian kami perlu tambahkan juga, Roblox masih berkomunikasi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita juga bisa melihat kepatuhan yang sama,” ucap Meutya dalam keterangan di kantornya.

Meutya mengeklaim bahwa pemerintah akan terus memantau proses penyesuaian yang dilakukan oleh platform tersebut, seiring dengan upaya memastikan perlindungan anak di ruang digital berjalan optimal.

Untuk diketahui, Roblox bersama sejumlah platform lain masih berada pada tahap kepatuhan parsial atas ketentuan yang bertujuan melindungi anak di ruang digital.

Meski sudah menyatakan komitmen secara tertulis, namun implementasi di lapangan masih dilakukan secara bertahap.  Jika kewajiban tidak segera dipenuhi, status kepatuhan platform tersebut berpotensi ditingkatkan ke tahap pemeriksaan dugaan pelanggaran.

Roblox Corp. memang telah mengumumkan langkah lanjutan usai mendapatkan peringatan dari pemerintah. Mereka sempat tengah mengusulkan kepada regulator di Indonesia untuk membagi dua kategori pengguna; yaitu 5-12 tahun bernama Roblox Kids, dan usai 13-15 tahun bertajuk Roblox Select.

Pengenalan dua jenis dimaksud di atas menjadi bagian dari rancangan Roblox tahun ini yang menjalankan aturan yaitu mewajibkan verifikasi usia melalui wajah pengguna dalam mengakses fitur chat. Keduanya diklaim bakal meluncur bulan Juni 2026. 

(mef/wep)

No more pages