Honor 600: Desain Modul Kamera Mirip iPhone 17 Pro-Kamera 200MP
Merinda Faradianti
22 April 2026 16:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Honor Device Co. resmi merilis dua seri perangkat terbarunya, Honor 600 dan Honor 600 Pro di Malaysia dengan membawa kombinasi kamera resolusi tinggi, baterai jumbo, dan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Secara desain modul kamera dan warna jagoan, mirip dengan iPhone 17 Pro dari Apple Inc.
Honor 600 dijual mulai RM2.599 atau sekitar Rp8,8 jutaan untuk varian 12GB/512GB. Sementara itu, Honor 600 Pro dibanderol dengan harga RM3.099 atau sekitar Rp10,5 jutaan untuk varian 12GB/256GB dan RM3.299 sekitar Rp11,2 jutaan untuk varian 512GB.
Kedua model perangkat tersebut mengusung kamera utama 200MP dengan sensor besar 1/1.4 inci yang dirancang untuk meningkatkan kualitas foto, termasuk dalam kondisi minim cahaya.
Pada varian Pro, terdapat tambahan kamera telefoto 50MP dengan kemampuan zoom hingga 120x, sedangkan model standar hanya mendukung zoom hingga 30x.
Honor 600 Pro mengandalkan chipset SoC Snapdragon 8 Elite. Sementara Honor 600 menggunakan Snapdragon 7 Gen 4, yang diklaim lebih hemat daya namun tetap mumpuni untuk penggunaan harian dan gaming.
Keduanya menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16 serta dibekali fitur AI terbaru seperti AI Image to Video 2.0, yang memungkinkan pengguna mengubah gambar menjadi video pendek.
Baca Juga: Honor Bukan Merek Smartphone Medioker
Tak hanya itu, Honor menyematkan layar OLED 6,57 inci di kedua perangkatnya dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 8.000 nits, dilansir dari Gizmochina, Rabu (22/4/2026).
Untuk daya, kedua perangkat dibekali baterai besar 7.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 80W. Khusus model Pro, tersedia tambahan wireless charging 50W.
Honor 600 series juga hadir dengan sejumlah fitur kelas atas seperti sertifikasi tahan air dan debu IP68/IP69, speaker stereo, hingga konektivitas terbaru seperti Wi-Fi 7 dan Bluetooth generasi baru. Honor 600 baru memperluas cakupan pasarnya ke seluruh dunia usai perkenalan perdananya di China tahun lalu.






























