Logo Bloomberg Technoz

RI Didesak Getol Lobi Iran Usai Kapal PIS Terjebak Lagi di Hormuz

Pramesti Regita Cindy
22 April 2026 12:40

Supertanker Pertamina Pride./dok. PIS
Supertanker Pertamina Pride./dok. PIS

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) mendesak pemerintah Indonesia untuk meningkatkan intensitas negosiasi dengan Iran menyusul kembali tertahannya dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) yang tertahan di Teluk Persia. 

Hal ini lantaran Iran kembali mengumumkan penutupan jalur Selat Hormuz usai pada Jumat (17/4/2026) pekan lalu, sekejab setelah menyatakan jalur air tersebut sepenuhnya terbuka untuk pelayaran komersial internasional.

Ketua Komite Investasi Aspermigas Moshe Rizal menekankan langkah utama yang perlu dilakukan pemerintah saat ini adalah memperkuat komunikasi dan negosiasi dengan Iran agar kapal-kapal Indonesia dapat tetap melintas.


"Kuncinya dari pemerintah kita, bagaimana bisa untuk kita selalu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan Iran? Apa yang membuat mereka itu bisa lebih membantu Indonesia nih dari krisis ini? Karena banyak negara-negara yang dekat dengan Iran yang diperbolehkan kapalnya melintas," jelas Moshe ketika dihubungi, Rabu (22/4/2026).

"Nah ini kan dari pemerintah kita yang seharusnya secara intens lebih intens lagi, bernegosiasi dengan Iran untuk memperbolehkan [kapal kita lewat] gitu," sambungnya. 

Supertanker Pertamina Pride./dok. PIS