Logo Bloomberg Technoz

Toyota Guyur Rp1,3 T Garap Proyek Baterai Bareng CATL di Karawang

Azura Yumna Ramadani Purnama
21 April 2026 09:50

Sebuah baterai Toyota dipamerkan selama acara peresmian pabrik pembuatan baterai Toyota di Liberty, North Carolina, AS./Bloomberg-Allison Joyce
Sebuah baterai Toyota dipamerkan selama acara peresmian pabrik pembuatan baterai Toyota di Liberty, North Carolina, AS./Bloomberg-Allison Joyce

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggelontorkan investasi Rp1,3 triliun untuk mengembangkan produksi baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) bersama Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL).

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengungkapkan kerja sama dengan CATL dilakukan agar perseroan dapat memproduksi battery assy pack hingga pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh di pabrik Karawang, Jawa Barat.

Dengan begitu, kata Nandi, komponen sel baterai dan modul yang saat ini diimpor untuk digunakan di fasilitas perakitan baterai (battery pack) perseroan bakal diproduksi langsung dari dalam negeri.


“Saat ini TMMIN memiliki lini produksi battery pack di pabrik Karawang untuk memproduksi baterai Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV. Melalui kolaborasi strategis dengan CATL di Indonesia. Kami berupaya meningkatkan kemampuan produksi battery assy pack hingga pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh,” kata Nandi dalam siaran pers, Senin (20/4/2026) malam.

Dominasi China dalam pengembangan teknologi baterai berdaya tahan tinggi.

Dia juga meyakini perseroan bakal melakukan ekspor baterai ke pasar global yang dicanangkan dilakukan mulai semester II-2026.