Gubernur Drozdenko pada hari Jumat mengimbau warga, khususnya pensiunan militer dan mereka yang memiliki pengalaman tempur, untuk bergabung dalam "pasukan bersenjata seluler" yang ditempatkan di fasilitas-fasilitas kritis. Mereka akan dikontrak selama tiga tahun untuk membantu pertahanan terhadap serangan udara.
Sementara itu di Ukraina, serangan Rusia semalam merusak fasilitas energi utama di wilayah Chernihiv, dekat perbatasan Belarus. Akibatnya, sekitar 380.000 konsumen mengalami mati listrik total. Perusahaan listrik regional, Chernihivoblenergo, menyatakan bahwa kru perbaikan tengah berupaya memulihkan pasokan energi.
Perang antara Rusia dan Ukraina, yang kini memasuki tahun kelima, tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam serangan besar hari Kamis lalu ke Kyiv dan beberapa kota utama lainnya, setidaknya 18 orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Pertahanan udara Ukraina menyebut Rusia meluncurkan lebih dari 40 rudal balistik dan jelajah, serta lebih dari 650 drone berbagai jenis—menyebutnya sebagai salah satu serangan terberat tahun ini.
Di wilayah Rusia lainnya, pejabat setempat melaporkan serangan drone juga merusak 60 properti hunian di Tuapse, Laut Hitam, minggu ini. Otoritas mengonfirmasi dua orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka akibat insiden tersebut.
(bbn)
































