Logo Bloomberg Technoz

Menhan Temui Menteri Perang AS, Belum Bahas Akses Udara

Dovana Hasiana
14 April 2026 15:25

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Pete Hegseth di Pentagon, Amerika Serikat (14/04/2026). (Dok. Via Instagram @secwar)
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Pete Hegseth di Pentagon, Amerika Serikat (14/04/2026). (Dok. Via Instagram @secwar)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan membeberkan hasil pertemuan antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dengan Secretary of War Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon, Washington D.C, Senin (13/04/2026). Pertemuan itu membahas tentang penguatan kerja sama pertahanan antara kedua negara.

Namun, Kemhan memastikan belum ada kesepakatan terhadap proposal Amerika Serikat soal permintaan akses bebas pada wilayah udara Indonesia atau blanket overflight access. Kemhan memastikan Letter of Intent (LoI) Overflight Clearance merupakan usulan pemerintah AS.

Pada saat ini, dokumen tersebut masih dalam pembahasan pemerintah Indonesia dengan mengacu pada kepentingan nasional, prinsip politik luar negeri Indonesia, serta kedaulatan negara. 


“Dalam proses pembahasannya, Indonesia telah melakukan sejumlah penyesuaian penting serta menegaskan bahwa dokumen tersebut tidak bersifat mengikat [non-binding] dan tidak otomatis berlaku, serta masih memerlukan pembahasan lebih lanjut melalui mekanisme teknis dan prosedur nasional yang berlaku,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam siaran pers, Selasa (14/04/2026). 

Di sisi lain, Rico mengatakan pertemuan antara Sjafrie dan Hegseth merupakan penguatan program International Military Education and Training (IMET). Hal ini dilakukan melalui pengembangan peningkatan kapasitas (capacity building) dan investasi dalam bidang pendidikan dan latihan, termasuk untuk pasukan khusus.