Logo Bloomberg Technoz

Sejalan dengan pemulihan dan pemeliharaan tambang GBC, Freeport memprediksi produksi bijih tembaga bakal mencapai 200.000 ton per hari pada 2027. Sementara pada tahun ini, target produksi bijih dicanangkan sebesar 156.000 ton per hari.

Adapun, PTFI menargetkan penjualan tembaga sebanyak 1,1 miliar pon atau sekitar 480.000 ton serta emas sebesar 0,83 juta ons atau sekitar 26 ton pada 2026.

Target penjualan tembaga tahun ini turun 8,33% dibandingkan dengan volume penjualan tembaga pada 2025 yang tercatat sebanyak 1,2 miliar pon atau sekitar 544.000 ton.

Sementara itu, target penjualan emas tahun ini anjlok 20,95% dibandingkan dengan penjualan 1,05 juta ons atau sekitar 33 ton pada 2025.

Pada 2025, Freeport Indonesia mencatat penurunan kinerja signifikan sepanjang 2025, dengan laba bersih anjlok hampir 40% seiring dengan merosotnya penjualan tembaga dan emas.

Berdasarkan laporan Freeport-McMoRan Inc. (FCX), PTFI mencatat laba bersih sebesar US$2,52 miliar atau sekitar Rp42,07 triliun (kurs Rp16.698 per dolar AS), turun 38,85% dari US$4,13 miliar pada tahun sebelumnya.

Penurunan produksi terjadi karena gangguan operasional setelah insiden longsor pada September 2025. Insiden yang menewaskan tujuh pekerja itu membuat kapasitas produksi tambang Freeport Indonesia turun menjadi 30% dari total kapasitas.

Dalam kondisi normal, operasi bawah tanah PTFI mampu memproduksi sekitar 1,7 miliar pon tembaga dan 1,3 juta ons emas per tahun.

Dalam laporan itu, dijelaskan bahwa PTFI memproduksi 1,01 miliar pon tembaga atau sekitar 458.000 ton sepanjang 2025. Capaian ini turun sekitar 44% dibandingkan dengan produksi tahun 2024 yang mencapai 1,8 miliar pon atau sekitar 816.000 ton.

Dari sisi penjualan, volume tembaga pada 2025 tercatat sebesar 1,2 miliar pon atau sekitar 544.000 ton, lebih rendah 26,2% dibandingkan dengan realisasi 2024 yang mencapai 1,63 miliar pon atau sekitar 739.ton.

Untuk komoditas emas, produksi sepanjang 2025 tercatat sebesar 937.000 ons atau sekitar 29 ton, merosot 49,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 1,86 juta ons atau sekitar 58 ton.

Penjualan emas juga mengalami penurunan menjadi 1,05 juta ons atau sekitar 33 ton, turun 42,2% dari 1,81 juta ons atau sekitar 56 ton pada 2024.

Meski demikian, dari sisi harga terjadi tren kenaikan. Harga tembaga rata-rata pada 2025 tercatat sebesar US$4,53 per pon, meningkat 8,1% dibandingkan 2024 yang berada di level US$4,19 per pon.

Sementara itu, harga emas melonjak signifikan menjadi US$3.418 per troy ons, naik 41,4% dari US$2.418 per troy ons pada tahun sebelumnya

(azr/wdh)

No more pages