Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, TPIA turut mempertahankan likuiditas yang solid sebesar US$3,8 miliar. Dengan demikian, TPIA memiliki ruang yang fleksibel untuk berinvestasi sambil mengelola volatilitas siklus di industri petrokimia.

“Grup tetap menjalankan operasional secara disiplin dan mengendalikan biaya, sekaligus menyelesaikan investasi utama seperti fasilitas Butene-1 dan MTBE di Cilegon,” dikutip dari siaran pers.

Di sisi lain, TPIA tengah menyiapkan belanja modal sekitar US$1 miliar untuk pembangunan fasilitas caustic soda dan ethylene dichloride berskala global. Proyek itu ditarget bisa beroperasi pada 2027.

Adapun, TPIA berhasil mencatat margin kilang yang meningkat di tengah volatilitas dan perubahan pasokan di kawasan Timur Tengah.

Optimalisasi pemilihan crude slate serta penempatan produk memungkinkan grup untuk memaksimalkan spread (crack) dan throughput selama kuartal I-2026.

“Segmen petrokimia terus menghadapi tekanan margin akibat kelebihan pasokan regional dan permintaan yang cenderung tertahan. Namun, grup mampu menjaga stabilitas operasi melalui disiplin biaya, fleksibilitas bahan baku,” dikutip dari siaran pers.

(naw)

No more pages