Istana Tak Akan Tarik TNI dari Misi Perdamaian di Lebanon
Dovana Hasiana
11 April 2026 09:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah tidak akan menarik prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Langkah ini diambil meski sebelumnya tiga prajurit TNI gugur dan delapan lainnya luka-luka dalam misi perdamaian UNIFIL akibat insiden yang melibatkan Israel dan Hizbullah beberapa waktu lalu.
"Oh tidak ada untuk ke situ [menarik pasukan TNI dari UNIFIL]. Evaluasi tetap berjalan, evaluasi ke dalam dan ke luar," ujar Teddy kepada awak media, dikutip Sabtu (11/04/2026).
Menurutnya, pengiriman pasukan—termasuk ke UNIFIL—merupakan upaya Indonesia untuk menjaga perdamaian. Hal tersebut juga sesuai dengan mandat yang termaktub dalam alinea keempat pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
"Saya rasa Bapak Panglima TNI [Agus Subiyanto] kemudian Menteri Luar Negeri [Sugiono] sangat tegas mengenai semua prajurit kita yang berada di luar negeri dan dalam negeri ya," ujarnya.




























