Logo Bloomberg Technoz

BRI Group Ekspansi, Pegadaian Masuk Timor Leste


(Dok. BRI)
(Dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian yang merupakan bagian dari BRI Group resmi membuka kantor cabang luar negeri pertamanya di Timor Leste. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi internasional perusahaan sekaligus memperluas jangkauan layanan keuangan inklusif lintas negara.

Peresmian Pegadaian Branch Office ini dilakukan di kawasan strategis Dili, tepatnya di Grand Diocese Colmera Complex. Kehadiran kantor ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di kawasan regional.

Acara grand opening yang berlangsung pada 30 Maret 2026 dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya Wakil Perdana Menteri Timor Leste Mariano Assanami Sabino Lopes dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor Leste Okto Dorinus Manik.

Selain itu, turut hadir jajaran pimpinan BRI Group dan Pegadaian. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap langkah ekspansi tersebut.

CEO BRI Group Hery Gunardi menyatakan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi dan memperluas layanan ultra mikro. Inisiatif ini juga mencerminkan hubungan bilateral yang semakin erat antara Indonesia dan Timor Leste.

“Kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan cerminan kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dan Timor Leste, khususnya dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group, inisiatif ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami untuk terus memperkuat kolaborasi lintas negara, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Hery.

Ekspansi Pegadaian ini juga memperkuat kehadiran BRI di Timor Leste. Sebelumnya, BRI telah lebih dulu hadir di negara tersebut sejak tahun 2017.

Dengan adanya Pegadaian, ekosistem layanan keuangan BRI Group di Timor Leste menjadi semakin lengkap. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Dorong Pembiayaan dan Literasi Keuangan UMKM

Di Timor Leste, Pegadaian akan fokus memberikan akses pembiayaan yang mudah dijangkau. Layanan ini ditujukan khususnya bagi pelaku usaha mikro agar dapat memperoleh modal untuk berkembang.

Salah satu program yang diperkenalkan adalah Gadai Peduli atau Gadai Bebas Sewa Modal. Program ini memberikan fasilitas bebas sewa modal selama dua bulan dengan pinjaman maksimal USD 100 pada April 2026.

Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan jangka pendek. Selain itu, langkah ini juga bertujuan meningkatkan inklusi keuangan di negara tersebut.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro, Pegadaian berperan penting dalam memperkuat ekosistem layanan keuangan. Bersama BRI, perusahaan ini akan melengkapi layanan yang sudah ada.

Sinergi ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan keuangan formal.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar langkah bisnis. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang inklusif.

“Hadirnya Pegadaian di bumi Timor Leste ini adalah wujud semangat kolaborasi untuk tumbuh bersama. Kami melihat kedekatan geografis dan historis sebagai fondasi kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang. Kami ingin membawa pengalaman 125 tahun kami dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk turut memberdayakan pelaku usaha lokal di sini,” ujar Damar.

Kehadiran Pegadaian di Timor Leste diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro. Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

Selain itu, ekspansi ini juga memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem keuangan regional. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadi pemain utama di sektor keuangan inklusif.

Hingga akhir Desember 2025, Holding Ultra Mikro telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif. Angka ini menunjukkan besarnya peran ekosistem ini dalam mendukung sektor mikro.

Total rekening simpanan mikro yang tercatat mencapai lebih dari 187 juta. Ini mencerminkan tingkat inklusi keuangan yang terus meningkat di Indonesia.

Di sisi lain, layanan bullion dan aplikasi digital Tring turut memperkuat ekosistem emas nasional. Pegadaian menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan layanan tersebut.

Total simpanan emas dalam ekosistem BRI Group mencapai 17,1 ton. Angka ini tumbuh signifikan sebesar 65,5 persen secara tahunan.

Selain itu, sebanyak 1,4 juta debitur berhasil naik kelas dalam ekosistem ini. Pertumbuhan ini menunjukkan dampak nyata dari program pemberdayaan yang dijalankan.

Dengan ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian membawa pengalaman panjangnya ke pasar internasional. Hal ini menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan layanan keuangan inklusif.

Ke depan, BRI Group optimistis sinergi lintas negara ini akan memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan perekonomian regional.