Logo Bloomberg Technoz

Istana Klaim Masih Kaji Potensi Bentuk TGPF Andrie Yunus

Dovana Hasiana
09 April 2026 11:30

TNI Klaim Menahan Prajurit Terduga Pelaku Penyerangan Andrie Yunus (Diolah)
TNI Klaim Menahan Prajurit Terduga Pelaku Penyerangan Andrie Yunus (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan masih perlu melakukan koordinasi dan mengkaji usulan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Namun, dia mengatakan pemerintah menilai bahwa proses penyidikan perkara ini sudah berjalan dengan cepat dan transparan. Perlu diketahui, perkara ini turut melibatkan empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI)

"Sekarang prosesnya juga sudah berjalan ya dengan cepat dan transparan. Bahwa ada pemikiran atau ada usulan, nanti kita coba kaji kan," ujar Prasetyo kepada awak media, Rabu (08/04/2026). 


Penyidik Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) mengklaim telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses penyidikan dugaan tindak pidana penganiayaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Mereka melimpahkan berkas perkara empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI) ke Oditur Militer -- penuntut umum dalam peradilan militer. 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan penyidik Puspom TNI telah melimpahkan berkas perkara, para tersangka, dan barang bukti tindak pidana perkara ini kepada Oditur Militer (Otmil) II-07 Jakarta pada hari ini.