Logo Bloomberg Technoz

Ucapan terbaru Trump muncul saat ia mengeluarkan ultimatum "terakhir" pada Teheran untuk membuka kembali selat tersebut dan menyetujui syarat-syarat dari Washington atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur sipil Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Presiden AS mengatakan kepada wartawan pada Senin bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz.

"Kita harus memiliki kesepakatan yang dapat diterima oleh saya, dan bagian dari kesepakatan itu adalah, kita menginginkan lalu lintas minyak yang bebas," katanya.

Iran sudah memungut biaya tol dari sejumlah kapal yang diizinkannya melewati selat tersebut.

"Situasi di Selat Hormuz tidak akan kembali ke status sebelum perang," tulis Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di X bulan lalu.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menyerukan "pengaturan baru" untuk mengelola jalur air tersebut setelah perang, memastikan lalu lintas kapal aman dan melindungi kepentingan Iran.

"Saya yakin bahwa setelah perang, langkah pertama haruslah menyusun protokol baru untuk Selat Hormuz," katanya. "Tentu saja, hal ini harus dilakukan antara negara-negara yang berada di kedua sisi selat."

Pekan lalu, Gedung Putih mengatakan Trump sedang mempertimbangkan untuk meminta negara-negara Arab membayar biaya yang dikeluarkan Washington dalam perang melawan Iran.

(ros/wdh)

No more pages