Logo Bloomberg Technoz

Malaysia dan Jepang Lirik Investasi di Blok Migas Aceh

Pramesti Regita Cindy
07 April 2026 13:40

(Dok. PHE)
(Dok. PHE)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menuturkan sejumlah perusahaan asing telah menyatakan minatnya terhadap blok-blok strategis minyak dan gas (migas) di wilayan Aceh.

Kepala Badan Pengelola Migas Aceh Nasri Djalal mengungkapkan, hingga awal April 2026, setidaknya BPMA telah menerima tiga pengajuan surat resmi dari calon investor.

"Ini menunjukkan bahwa potensi migas Aceh masih sangat menjanjikan dan mulai kembali dipercaya oleh investor, baik dari dalam maupun luar negeri," kata Nasri dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).


Dia mengungkapkan dari tiga perusahaan yang tertarik tersebut, dua di antaranya berasal dari Jepang dan Malaysia.

Wilayah Andaman III (eks Repsol) diminati konsorsium Jepang yang terdiri dari Japex dan Jogmec. Sementara itu, Wilayah Kerja (WK) Lhokseumawe (eks Zaratex) menarik minat kolaborasi PT Energi Hijau Biru dengan Barakah Petroleum asal Malaysia melalui skema joint study.