Logo Bloomberg Technoz

Efek Perang Iran, Investasi Hulu Migas RI Dinilai Rentan Tertahan

Pramesti Regita Cindy
07 April 2026 14:40

(Dok. PHE)
(Dok. PHE)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan kian naiknya harga minyak dunia dinilai makin mendorong ketidakpastian investasi di sektor hulu minyak dan gas (migas) dalam negeri.

Dalam kaitan itu, Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal menjelaskan harga minyak yang tinggi tidak selalu sejalan dengan meningkatnya investasi.

Terlebih, karakter investasi di industri hulu migas cenderung berjangka panjang sehingga membuat keputusan penanaman modal tidak hanya berdasarkan pada gejolak harga dalam jangka pendek.


"Harga minyak tinggi tidak sama dengan investasi meningkat. Kenapa? Industri migas kita sifatnya jangka panjang. Investasi sekarang, profit-nya baru dinikmati beberapa tahun ke depan. Jadi ini bukan sesuatu yang jangka pendek," kata Moshe ketika dihubungi, Selasa (7/4/2026).

"Terus pengambalian dananya pun juga panjang. Bisa 10 tahun baru balik dana. Kadang-kadang bisa enggak balik dana, dan lain sebagainya. Jadi perang ini menambah ketidakpastian," jelasnya.