Wah, ini, saya nggak boleh mendinginkan sesuatu ini. Nah itu tantangannya. Jadi agak berat ini, Feri [Amsari]. Itu kesimpulan Anda sudah sangat bagus. Jadi membuatnya lebih bertenaga gimana caranya?
Tapi saya kembali ke judul, ya. Kembali ke judul. Mungkin ada kerisauan di antara kita, di antara teman-teman dengan peristiwa-peristiwa terakhir. Pengamat yang mau diracunlah atau apa pun namanya. Tapi kok saya nggak merasa itu, nggak merasa takut maksud saya. Seperti istilah tadi, mungkin karena sudah tua. Apalagi kalau bukan mati, kan? Udah tua gitu ya.
Tapi ya, mengingatkan kembali bahwa presiden ini betul-betul sudah tidak presidensial. Betul-betul sudah tidak presidensial. Udah nggak punya lagi, tadi sudah diuraikan banyak, saya hanya menyimpulkan saja. Nah oleh karena itu, jangan berharap kita mau memberi masukan-masukan untuk dia lebih baik. Dan itu tidak baik juga. Cuman untungnya, orang ini nggak akan dengar gitu lho.
Jadi teman bilang ke saya, "Jangan kasih ke publik, ngomong ke publik menyampaikan kepada Prabowo dan teman-temannya supaya begini supaya begini supaya lebih baik," kira-kira kayak begitu kan. Itu nggak akan turun kalau gitu dikasih ini kan, dikasih resep supaya lebih baik pemerintahannya, kan begitu. Itu nggak akan turun. Tapi saya bilang, "Tapi orang ini nggak akan dengar." Itu untungnya gitu lho. Jadi dia sudah apa namanya, menggali sebetulnya. Udah melekat pada dirinya dia memang harus jatuh gitu lho.
Cuman, lagi-lagi kalau tadi Feri [Amsari] bilang "impeachment" [pemakzulan], dari awal saya sudah bilang [Presiden ke-7 Joko Widodo] Jokowi juga harus di-impeachment [dimakzulkan] kan begitu lho waktu proses pemilu itu. Nah kalau bicara impeachment [pemakzulan] itu kan prosedur yang sangat formal. Kita berharap ada orang-orang DPR [Dewan Perwakilan Rakyat] itu yang, ah sudah gitu lho, yang nggak bisa kita harapkan.
Nah oleh karena itu, bukan impeachment [pemakzulan]. Ya memperbesar forum seperti ini, itu alternatif, tidak ada alternatif yang lain. Apalagi seperti saya katakan tadi, presiden itu sudah tidak presiden gitu lho.
Coba, harusnya ya, tidak akan keluar kata-kata seperti itu ancaman-ancaman seperti itu dari seorang Kepala Negara. Itu tidak boleh. Udah terlalu banyak syarat yang harusnya dia bisa di-impeach [dimakzulkan]. Tapi yang meng-impeach [memakzulkan] kan mereka itu yang nggak bisa kita harapkan.
Makanya bahasanya apa, Feri [Amsari]? Mengganti impeachment [pemakzulan] itu. Yang hanya kita yang bisa, rakyat gitu lho. [Reformasi] 1998 juga tidak akan terjadi kalau Ray dan teman-teman nggak turun. Nggak akan itu MPR akan menurunkan [Presiden ke-2] Soeharto, nggak akan. Iya, itu dia dan itu tekanan. Itu tekanan, bukan undang-undang itu. Itu tekanan, itu demo yang besar seperti di Amerika itu gitu lho. Jadi menurut saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impeachment [pemakzulan] seperti itu. Itu tidak akan jalan.
Yang jalan hanya ini bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo? Hanya itu. Kalau nasehati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini. Terima kasih.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(dov/frg)

























