Logo Bloomberg Technoz

Prabowo membandingkan kondisi tersebut dengan pandemi Covid-19, ketika defisit anggaran Indonesia melampaui batas hukum selama dua tahun untuk memungkinkan belanja darurat.

Prabowo menyebut batas defisit sebagai “alat yang baik untuk mendisiplinkan diri,” dan mengatakan Indonesia tidak memiliki rencana untuk merevisinya “kecuali ada keadaan darurat yang sangat besar seperti Covid.”

“Tapi saya berharap kita tidak perlu mengubahnya,” kata Prabowo kepada Bloomberg pada Sabtu dalam wawancara internasional besar pertamanya sejak menjabat. “Sebenarnya saya tidak percaya pada defisit. Mungkin saya agak kuno.”

Perlu diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut perubahan sementara pada batas defisit sebagai salah satu opsi untuk menghadapi lonjakan harga minyak tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memperingatkan bahwa defisit anggaran bisa melebar hingga 3,6% dari PDB jika harga minyak rata-rata mencapai US$92 per barel tahun ini dan pemerintah tidak memangkas belanja. Anggaran negara saat ini mengasumsikan harga minyak rata-rata US$70 per barel.

(dov/frg)

No more pages