APBN per April 2026: Defisit Anggaran Menyusut Jadi 0,6% PDB
Mis Fransiska Dewi
19 May 2026 18:46

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 31 April 2026 mengalami defisit anggaran sebesar 0,64% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Persentase ini menyusut dibanding bulan sebelumnya yang mencatatkan defisit hingga 0,93% terhadap PDB.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan APBN mengalami defisit anggaran Rp164,4 triliun atau 0,64% terhadap PDB, dari target defisit di batas 2,68% terhadap PDB sepanjang tahun ini. Angka defisit ini lebih tinggi dibanding posisi periode yang sama tahun lalu, yakni mengalami surplus Rp4,3 triliun atau 0,02% terhadap PDB, dari target setahun penuh 2,53%.
APBN mengalami Defisit akibat total penerimaan negara masih lebih rendah dibanding total belanja negara.
Rinciannya, realisasi pendapatan negara sampai 31 April 2026 tercatat Rp918 triliun atau 29,1% dari total target pendapatan negara dalam APBN setahun penuh yang sebesar Rp3.153 triliun. Nilainya tumbuh 13,3% dari pendapatan negara pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, realisasi belanja negara Rp1.082,8 triliun atau 28,2% dari target belanja negara setahun penuh sebesar Rp3.842 triliun. Nilainya membengkak 34,3% dari realisasi belanja periode yang sama tahun lalu.




























