Bitcoin Rebound ke US$69 Ribu Meski Tensi Perang Makin Tinggi
News
06 April 2026 11:30

Bloomberg, Bitcoin masih mencoba memperbaiki posisi di awal pekan dengan catatan rebound 2,8% hari Senin, 6 April 2026. Sementara, investor masih bergerak untuk merespons ancaman terbaru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait serangan terhadap infrastruktur Iran.
Mata uang kripto paling bernilai di dunia tersebut kembali ke zona US$69.017 hingga pukul 11.11 siang waktu Indonesia. Ether, aset digital terbesar kedua, naik hingga 3,7%. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,4%, sementara kontrak serupa naik 0,7% di Hyperliquid, tempat investor dapat memperdagangkan kontrak token yang melacak aset lain.
“Pasar kripto melemah selama akhir pekan yang panjang dan harga minyak juga naik cukup tajam. Ada lonjakan pada kontrak berjangka S&P 500 di Hyperliquid pagi ini, dan kemudian karena pembukaan kontrak berjangka S&P 500 konvensional relatif tenang, pasar sedikit pulih,” kata Richard Galvin, salah satu pendiri hedge fund DACM.
Trump pada hari Minggu mengeluarkan ancaman yang semakin agresif di media sosial, dengan mengatakan bahwa AS akan membawa “neraka” ke Iran jika negara itu tidak membuka kembali Selat Hormuz, jalur perairan perdagangan penting yang sebagian besar telah ditutup sejak dimulainya perang.
Trump mengisyaratkan bahwa serangan terhadap pembangkit listrik Iran dapat dimulai secepatnya pada hari Selasa jika selat tersebut tidak dibuka.
































