Kripto Tercuan Juni 2026, Bitcoin Hadapi Pil Pahit yang Drop 20%
Muhammad Julian Fadli
01 July 2026 15:23

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perdagangan aset kripto pada Rabu (1/7/2026) hari ini resmi menutup perdagangan bulan Juni 2026. Sejumlah token dan aset kripto berhasil melesat di zona hijau, dengan memberikan imbal hasil (return) yang amat menggugah mencapai ratusan hingga ribuan persen.
Jauh di sisi berseberangan, Bitcoin justru amblas 20% sepanjang bulan Juni sampai dengan dimulai datangnya perdagangan Juli.
Pada peringkat pertama di daftar aset kripto tercuan, Velvet VELVET berhasil menguat mencapai 1.609% point–to–point, menuju harga US$1,56.
Adapun Velvet merupakan sistem DeFAI yang mempermudah riset, perdagangan, dan manajemen portofolio, yang sudah tersedia di BNB Chain, Base, Solana, Ethereum, dan Sonic dengan lebih dari 100 ribu pengguna yang melakukan perdagangan dengan strategi DeFi.
Melesatnya harga Velvet terdorong oleh kemampuan canggih dan demam high tech di dunia aset kripto, dengan operasi DeFAI —gabungan dari DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)— bertindak seperti asisten pribadi yang cerdas.





























