Logo Bloomberg Technoz

OJK: Perbankan Tetap Kuat Hadapi Lonjakan Harga Energi

Mis Fransiska Dewi
17 May 2026 15:30

dok. Bank Mandiri
dok. Bank Mandiri

Bloomberg Technoz, Jakarta -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan industri perbankan nasional tetap tangguh kendati belakangan tertekan risiko inflasi akibat perang Iran yang berkepanjangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kinerja perbankan tetap solid dengan profil risiko yang terjaga dan fungsi intermediasi yang masih berjalan baik.

Permodalan industri perbankan juga dinilai masih cukup kuat untuk menyerap potensi risiko dari ketidakpastian global. Per Maret 2026, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan tercatat sebesar 25,09%.


Di sisi lain, kualitas kredit perbankan juga masih terjaga. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross berada di level 2,14% atau masih di bawah ambang batas 3%.

OJK juga mencatat tren coverage pencadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) masih relatif stabil.