Logo Bloomberg Technoz

"Effendy juga memiliki rekam jejak yang terbukti. Ia memahami bagaimana ekosistem dapat menciptakan nilai, sekaligus mampu menyatukan tim dengan tujuan yang jelas dan menghasilkan kinerja nyata," tutur dia.

Effendy sendiri mengawali karier di bidang corporate development dan investment banking, dengan fokus pada merger, akuisisi, serta ekspansi bisnis. Effendy merupakan penerima beasiswa penuh Electronic Engineering dari University College London.

Dia juga telah mengikuti berbagai program pengembangan eksekutif di Harvard Business School, INSEAD, dan Columbia Business School.

Di sisi lain, pelepasan unit tersebut juga tak lepas dari kinerja AirAsia yang menjadi maskapai dengan performa keuangan yang buruk di dunia, yang sempat kehilangan hampir setengah dari kapitalisasi pasarnya saat perang Iran-AS memanas awal Maret lalu.

Fernandes sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa AirAsia hampir mencapai kesepakatan dengan perusahaan yang terdaftar di Nasdaq untuk pencatatan saham melalui jalur belakang (backdoor listing) akhir tahun ini.

Strategi tersebut digadang-gadang akan memberi nilai entitas baru tersebut sekitar US$1,5 miliar. Kesepakatan akan melibatkan penggabungan unit branding dengan perusahaan yang terdaftar di Amerika Serikat (AS), kemungkinan akan diumumkan dalam dua bulan ke depan, kata Fernandes saat wawancara di Kuala Lumpur, melansir Bloomberg News.

Entitas hasil gabungan tersebut kemungkinan akan melakukan debut pada kuartal III-2026, katanya.

(ain)

No more pages