Logo Bloomberg Technoz

AirAsia Naikkan Harga Tiket hingga 40% Buntut Harga Avtur Naik

News
06 April 2026 15:40

Maskapai penerbangan AirAsia./Bloomberg
Maskapai penerbangan AirAsia./Bloomberg

Anuradha Raghu dan Ram Anand - Bloomberg News

Bloomberg, Maskapai low-cost asal Malaysia, AirAsia menaikkan harga tiket hingga 40% dan menaikkan biaya tambahan bahan bakar sebesar seperlima setelah biaya bahan bakar jet melonjak lebih dari dua kali lipat menyusul pecahnya perang Iran.

Menurut CEO Grup Bo Lingam dalam konferensi pers dengan media, Senin (6/4/2026), rata-rata biaya bahan bakar jet telah melambung menjadi US$200 per barel, setelah sebelumnya harganya sekitar US$90. Hal tersebut menjadi tantangan bagi maskapai tersebut.


Lonjakan biaya bahan bakar ini memukul maskapai bertarif rendah dengan sangat keras, menekan model bisnis yang dibangun di atas tarif murah, sekaligus menyingkap kondisi keuangan AirAsia X yang rapuh. Grup maskapai berbiaya hemat terbesar di Asia Tenggara ini juga menghadapi ancaman kelangkaan pasokan bahan bakar jet di seluruh kawasan, mulai dari Vietnam hingga Filipina, termasuk di pasar asalnya, Malaysia.

"Kami telah melewati banyak krisis," kata pendiri, pendamping, dan penasihat strategis Tony Fernandes dalam pengarahan yang sama di kantor pusat perusahaan di negara bagian Selangor.