Upaya Malaysia Bantu Industri Penerbangan Terdampak Perang Iran
News
17 May 2026 15:00

Netty Ismail -- Bloomberg News
Bloomberg, Malaysia mendorong sejumlah upaya untuk memastikan stabilitas operasional industri penerbangannya serta meringankan tekanan finansial pada maskapai yang tengah berjuang menghadapi dampak perang di Timur Tengah.
Otoritas setempat menawarkan perpanjangan hingga 60 hari untuk pembayaran biaya dan pungutan navigasi, pembebasan biaya parkir pesawat, serta penundaan selama dua bulan untuk biaya garbarata penumpang dan konter check-in, kata Kementerian Transportasi dalam unggahan di halaman Facebook-nya.
Pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar 5 juta ringgit (US$1,3 juta) untuk program potongan harga tiket pesawat yang ditujukan bagi 100.000 warga Malaysia yang bepergian antara Semenanjung Malaysia dengan Sabah, Sarawak, dan wilayah federal Labuan. Program rebate tiket tersebut berlaku dari Mei hingga Juni.
AirAsia X melaporkan rugi bersih sebesar 154,9 juta ringgit pada kuartal pertama akibat tingginya harga bahan bakar jet pada akhir Maret.

























