Jelang Tenggat Relaksasi, ESDM Setujui RKAB 150 Perusahaan Nikel
Azura Yumna Ramadani Purnama
27 March 2026 14:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan hingga saat ini sudah terdapat sekitar 150 perusahan nikel yang mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan saat ini perusahaan pertambangan yang belum mendapatkan persetujuan RKAB masih dapat melanjutkan produksinya dengan memanfaatkan relaksasi yang diberikan pemerintah hingga 31 Maret 2026.
“Mungkin di atas 150 [total RKAB perusahaan nikel yang telah disetujui],” kata Tri kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (27/3/2026).
Sebelumnya, Ditjen Minerba Kementerian ESDM mengumumkan telah menerbitkan RKAB nikel periode 2026 pada Selasa (10/2/2026). Kuota produksi bijih nikel yang disetujui berada di rentang 260 juta ton sampai 270 juta ton.
Kuota itu merosot lebar jika dibandingkan dengan target produksi pada RKAB tahun sebelumnya sebesar 379 juta ton.






























