Pertambangan Lesu Awal 2026, Target PNBP Minerba Rawan Meleset
Azura Yumna Ramadani Purnama
07 May 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mengingatkan target setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) pada tahun ini rentan gagal tercapai, sebab kinerja industri tambang terkontraksi cukup dalam pada kuartal I-2026.
Ketua Dewan Penasihat Perhapi Rizal Kasli berpendapat lesunya kinerja pertambangan pada awal tahun ini dapat membuat PNBP dari sektor minerba sepanjang tahun hanya tercapai sekitar 90% dari target 2026 yang dibidik senilai Rp134 triliun.
Dia mengelaborasi, pada awal tahun ini, produksi emas dari tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) mengalami penurunan gegara longsor yang terjadi tahun lalu.
Selain itu, pemangkasan produksi batu bara juga terbilang cukup dalam mencapai 150 juta ton menjadi 600 juta ton.
Ihwal pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, Rizal memprediksi kebijakan tersebut bakal membuat penambang melakukan efisiensi penggunaan alat berat dan mengurangi jumlah pekerja tambang.































