Logo Bloomberg Technoz

Negosiasi AS-Iran Belum Jelas, IHSG Ditutup Turun Nyaris 2%

Muhammad Julian Fadli
26 March 2026 17:35

Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,89% di posisi 7.164,09 pada perdagangan Kamis (26/3/2026). IHSG terpeleset sejak siang hari tadi imbas ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sepanjang perdagangan, IHSG melaju dengan volatilitas tinggi dan terus–menerus berada di zona merah. Adapun rentang pergerakan terjadi 7.323,7 sampai dengan terendahnya 7.152,59.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 26 Maret 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp32,34 triliun dari 31,14 miliar saham yang ditransaksikan. Frekuensi yang terjadi adalah 1,72 juta kali jual–beli.


Tercatat masih ada penguatan di 292 saham, dan 380 saham melemah. Sisanya 148 saham stagnan.

Saham–saham energi menjadi pemberat IHSG dengan koreksi mencapai 2,91%, disusul oleh pelemahan di saham perindustrian, saham konsumen non-primer, dan saham barang baku dengan penurunan 2,78%, 2,31%, dan 2,26%.