Logo Bloomberg Technoz

Saham DCII Jadi Biang Keladi Buat IHSG Turun 1,31% ke 7.206

Muhammad Julian Fadli
26 March 2026 11:35

Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan jelang siang hari Kamis (26/3/2026) mencatatkan pelemahan yang bertambah dalam. Hingga pukul 11:29 WIB, IHSG jatuh 1,31% ke posisi 7.206.

Volume transaksi tercatat mencapai 18,7 miliar saham yang didominasi oleh manuver jual, dengan nilai transaksi mencapai Rp25,45 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 960 ribu kali diperjualbelikan.

IHSG Amblas 1,31% (Bloomberg)

Adapun sebanyak 364 saham mengalami pelemahan, dan masih ada 296 saham yang menguat. Sedang 156 saham tidak bergerak.


Sejumlah saham menjadi pemberat laju IHSG pada perdagangan sesi I pada siang hari ini, termasuk saham big caps, yaitu saham DCI Indonesia (DCII), Sinar Mas Multiartha (SMMA), hingga saham BRMS. Saham–saham energi, saham perindustrian, dan saham teknologi juga kompak turun.

Ketiga sektor saham tersebut turun masing–masing mencapai 2,22%, 2,08%, dan 2,07%.