Dominasi Konsumsi Jadi Alarm Jangka Panjang Ekonomi RI
Mis Fransiska Dewi
26 March 2026 17:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom berpandangan pertumbuhan ekonomi yang didominasi oleh faktor konsumsi justru akan menjadi alarm jangka panjang lantaran tidak diimbangi dengan investasi produktif dan industrialisasi.
“Maka ekonomi akan terjebak dalam low growth trap. Konsumsi yang tinggi tanpa peningkatan pendapatan riil hanya akan mendorong inflasi terselubung dan memperlebar ketimpangan,” kata Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Badiul Hadi saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).
Adapun faktor pemicu pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 masih ditopang oleh pola musiman, seperti konsumsi rumah tangga, terutama pasca momentum akhir tahun, Ramadan dan Lebaran, belanja pemerintah, serta sedikit dorongan dari ekspor komoditas; jika harga global membaik.
Badiul menilai kondisi tersebut bukan sinyal penguatan struktural, melainkan siklus rutin tahunan. Artinya, fondasi pertumbuhan ekonomi belum benar-benar bergeser ke sektor produktif bernilai tambah yang tinggi.
Dalam konteks kondisi saat ini, yang perlu diuji bukan sekadar besarnya konsumsi, melainkan kualitas konsumsi yang berasal dari peningkatan kesejahteraan atau justru dari pembiayaan utang rumah tangga.






























